Peristiwa menyiksa diri

Penyiksaan yang salah

Suatu ketika Pertapa Sidharta menyiksa diri

Penyiksaan ini merupakan tindakan salah pertapa Sidharta, karena beliau memang belum sadar pada waktu itu. Setelah berguru kepada Alarakalama dan Udakaramaputra, Pertapa Sidharta belum puas dengan apa yang disampaikan oleh gurunya itu.

Setelah itu beliau bertemu dengan 5 orang Pertapa, yaitu Kondana, Bhadiya, Vappa, Asajji dan Mahanama. Bersama merekalah pertapa Sidharta menyiksa diri di Hutam Uruvela selama 6 tahun. Pertapa Sidharta menjadi kurus kering dan hampir saja mati. Karena pada waktu itu ada sebuah pandangan yang keliru yaitu dengan menyiksa diri inilah kita akan memperoleh kebahagiaan yang sejati. Karena jasmani inilah yang mengotori jiwa bersih manusia. Bahkan dari pandangan ini banyak orang yang menganggap dengan matanya ia melihat hal yang kotor, maka tak segan mereka menusuk matanya sendiri, dengan adanya lidah ini maka manusia bisa berbicara kotor dan tidak bermanfaat, maka tak segan pula ia memotong lidahnya sendiri. Demikianlah pandangan yang keliru yang hampir memusnahkan Pertapa Gautama.

Tetapi suatu hari pertapa Sidharta sadar, pada waktu itu serombongan Penari Ronggeng melewati Hutan Uruwela dan mereka menyanyikan sebuah Syair sebagai berikut :

” Jika tali gitar ditarik terlalu kencang, maka bisa putuslah

talinya, dan tak ada suara lagi yang merdu. Jika tali gitar

dikendurkan terlalu kendur maka suaranya akan hilang.

Maka dari itu janganlah menarik tali gitar terlalu kencang

dan terlalu kendur…….” 

 

Setelah mendengar syair tersebut Pertapa Sidharta sadar akan kesalahannya selama 6 tahun tersebut. dan berakhirlah pertapaan menyiksa dirinya itu. Kemudian 5 orang pertapa ditinggalkannya dan Pertapa gautama menuju ke hutan Gaya, sementara 5 orang pertapa itupun pergi menuju ke Taman Rusa Isipatana.

Demikian ceritanya…………….

Selanjutnya bagaimana?

Ayo siapa tahu?

Satu Tanggapan

  1. bagus!!!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: