MENDORONG MASYARAKAT DINAMIS

Nama ; Nazim

Kelas : 2a

Mendorong Masyarakat Dinamis

Masyarakat dinamis berkat dorongan pemimpinnya. Pemimpin yang berhasil adalah yang mendorong masyarakat menjadi dinamis, bukan merupakan masyarakat statis dalam arti dapat berkembang seiring dengan tuntutan zaman, kemajuan dan tuntutan dunia kerja. Warganya dapat merasakan kenikmatan yang diberikan, senantiasa mengupayakan kerahayuan jagat bagi seluruh masyarakat.

Dalam ajaran agama Hindu disebutkan ada tiga hal yang harus dilakoni bagi seorang pemimpin, yakni semua hawa nafsu harus dikontrol, semua keinginan akan kenikmatan harus dicegah, tidak menggunakan kesempatan hanya untuk diri sendiri.

Sidarta Gautama telah mengajarkan ada empat kesunyataan mulia yang harus dicermati yakni duhka; dunia ini penuh penderitaan, samudaya; penderitaan ini disebabkan oleh keinginan dan kehausan akan duniawiah, nirodha; nafsu keinginan menyebabkan penderitaan, marga; delapan jalan utama untuk mengakhiri penderitaan. Kedelapan jalan tersebut adalah (1) ucapan yang benar, (2) perbuatan yang benar, (3) pencarian yang benar, (4) usaha yang benar, (5) pikiran yang benar, (6) perhatian yang benar, (7) konsentrasi pikiran yang benar dan (8) pengertian dan solusi yang benar.

Apabila pemimpin memaknai hal tersebut dengan benar maka keinginan dan kenikmatan duniawi bisa dikekang. Apalagi hanya ingin mengikuti keinginan untuk memperoleh sesuatu, esok ingin lebih, lusanya ingin lebih lagi tak hentihentinya. Tidak aji mumpungmumpung ada kesempatansedangkan warganya kini terseok-seok kelaparan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: